Silahkan klik PuisiLover@groups.facebook.com untuk bergabung bersama kami di facebook

Minggu, 20 Februari 2011

Arsip Juli - September 2010


 Ia seribu satu rasaku
ia seribu satu bahasaku
ia seribu satu mimpiku
ia seribu satu hatiku
ia seribu satu mimpiku
dan ia seribu satu nyataku

23 Juli 2010 jam 16:49 · 


Ita Hairunnisa 


Rambutnya hitam bergelombang,
Indah mata coklat tuanya,
Orang terlembut yang ku temui

ketika kan menitip hati
dan asa telah menjadi pasti
ku tersenyum dan berharap aku tak akan sanggup meninggalkannya
dan ia tak akan meninggalkanku

23 Juli 2010 jam 16:53 


Ita Hairunnisa 


Rambutnya hitam bergelombang,
Indah mata coklat tuanya,
Orang terlembut yang ku temui

ketika kan menitip hati
dan asa telah menjadi pasti
ku tersenyum dan berharap aku tak akan sanggup meninggalkannya
dan ia tak akan meninggalkanku

23 Juli 2010 jam 16:53 · 

Ratu-Dhe Sadako 


Gak ada inspirasi...
Oh, cinta... Jika saja rasa itu slalu ada... 

Akankah aku terbebas dari belenggu yg menghalangi aku merasa bahagia...

17 Agustus 2010 jam 11:52


Bàgus Anugerah 


Satu bln yg lalu di hari itu,
kta menghabiskan waktu brdua
Satu bln yg lalu di hari itu,
aku sdg tertawa bahagia hnya bersama dirimu

Tp kini tiada lg senyummu,
yg slalu menghibur hatiku
Kini tiada lg indahmu,
yg slalu hiasi hariku

Hanya karena sbuah kata,
sbuah kata yg membuat hubungan kta berubah utk slamanya
Mungkin aku hnya seorang pemimpi,
sperti seorang bisu yg ingin brnyanyi

Walau berat knyataan yg kuhadapi,
memang aku bukan siapa2 bagi dirimu
Diantara hari2 yg kulalui,
aku merindukan dirimu yg dlu

21 Agustus 2010 jam 22:34 

Dito Setyo Ramadhan


 Puisi untuk putri.

Tak berani memimpikan mu.
Tak sanggup menatapmu.
Ini hamba yang tak berarti.
Ini hamba yang tak berani.

Hanya rangkaian kata tuk mu.
Dalam secarik kertas usam.
Ku tulis dalam sunyi malam.
Hanyalah untuk sang putri.

Hanya kata yang tak bermakna.
Hanya mimpi yang tak pasti.
Dalam hari kian menanti.
Membelaimu adalah impian hati.

12 September 2010 jam 10:10 



Dito Setyo Ramadhan 


Hanyalah mimpi.

Hanya bayang yang kau rasa.
Dan janji dalam kata-kata.
Dalam mimpi beribu makna.
Yang menanti dalam satu masa.

Hanya mimpi yang kau nanti.
Dan nyata tak kan menghampiri.
Berharap sebuah kisah hati.
Hanya khayal yang didapati.

Ini hanya mimpi tak berarti.
Yang menepi tak mengerti.
Hanya mengalun dalam hati.
Kau pun tersesat dalam mimpi.

22 September 2010 jam 22:39 


Dito Setyo Ramadhan 


Aku.

Ku terbangun dari mimpiku.
Ku terdiam dalam lelahku.
Sempat ku berharap tuk menunggu.
Menunggu mimpiku yang telah lalu.

Ku lihat pagi yang cerah.
Bunga bunga pun menyambut dengan indah.
Ku berlari dari harapku.
Mengejar jauh arti hidupku.

Dan kini ku mengerti.
Mengejar hidup tak hanya dalam mimpi.
Saat kini ku sadari arti diriku.
Takan ku kejar lagi mimpi indahku.

Created by sarah...

26 September 2010 jam 14:16 ·



Dito Setyo Ramadhan 


Tertinggal hari.

Kini diri tinggalkan sepi.
Berharap melangkah dalam hari.
Tuk tinggalkan resah diri.
Yang terbebani dalam mimpi.

Harapan jauh dalam sunyi.
Tinggalkan diri yang lalu.
Jauhi harapan tak pasti.
Tuk meraih suatu diri.

Namun suatu tak pasti.
Tuk jalani semua hari.
Dalam ketujuh keinginan.
Kini hari tak kan pasti.

27 September 2010 jam 0:00 



Ita Hairunnisa


 Aku mencintainya
Memberikan seluruh sisi hatiku untuknya
Aku mencintainya
Cinta yang ingin mengekangnya

Meski banyak yang tawari cinta lain yang indah
hanya cinta denganmu yang ku ingin

29 September 2010 jam 7:30 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar