Silahkan klik PuisiLover@groups.facebook.com untuk bergabung bersama kami di facebook

Minggu, 20 Februari 2011

Arsip November 2009 (Bag. 1)


Hanya kenangan.

Kuharap waktu kan kembali.
Tuk mengenang dirimu lagi.
Bersama meraih cita mimpi.
Melampaui rintangan hari-hari.

Andai hari itu tak terjadi.
Ketika perpisahan tak terhenti.
Ketika tawa dan sedih kan pergi.
Ketika ini menjadi arti sahabat.

Sahabat....
Andai waktu itu kembali.
Tak kusiakan sumua hari.
Hanya tuk kenangan nanti.

02 November 2009 jam 12:02 ·@@@@@@@@@@@@@@@

Nefi Rofani Ilmah 


bintang..
kau selalau ada disampingku
bintang..
dr pancaran cahaya indahmu kurasakan ketenangan jiwa
dr senyuman manismu kurasakan indahnya dunia
bintang..
kuharap kau sudi untuk terus memancarkan cahayamu..untukku


02 November 2009 jam 16:45 ·@@@@@@@@@@@@@@@

Ita Hairunnisa 


Puisi Terakhir

Ketika kubentang kedua ini,
Ku merasa ku bisa mengenggam hangat mentari..
Ketika ku rasa mentari terasa hangat,
Ku kira ia bisa ku dapat.....

Aku mencintaimu,..
dan Ku mencintai puisi untukmu..
Tiap waktu ku sajikan yang bisa kutulis untukmu,
walau tak pernah sekalipun kau sambut cintaku...

Kau membuatku jatuh cinta padamu,
kau membuatku jatuh hati pada duniamu..

dan kini kau membuatku harus meninggalkanmu,
maka inilah puisi terakhir ku lantunkan untukmu,..

Mentari,
Berbahagialah dirimu,...


02 November 2009 jam 18:41 ·@@@@@@@@@@@@@@@

Irfan Aditya Oneid 


Aku mencintaimu tapi ku tak tau cintamu untuk siapa?
Aku mengagumimu namun ku tak tau apa yg dapat membuat kau kagum?
Aku menyayangimu namun aku tak tau siapa yg menjagamu?
Aku mengerti tentang duniamu namun apakah kau mengerti akan duniaku?
Satu-satu aku hilang
cintaku
rasa kagumku
rasa sayangku...


 
Asaku kau permainkan
tarik ulur bak layang layang
melayang diangkasa tapi tanpa tuannya
tujuanku kini hanyalah bumi
kembali ke dasar dunia
namun angin terus menerbangkanku
aku gila
aku hilang arah
aku menangis
yg bukan air mata
aku tertawa yg bukan bahak
aku t'tegun dan menelan liur
para manusia anjing
yg mengendus bangkai dgn hdungnya
yg meminum darah tanpa rasa jijik
jangan kau tarik aku kebagianmu
para malaikat putih b'sayap
bawa aku dan matikan rasaku
maka aku akan tenang
maka aku adalah aku...

Aku yg b'lari meski kakiku tlah kaku
aku yg b'tanya meski tak mendpat jawban
dan aku adalah semua keegoisanku
semua kerendahanku
seluruh asaku padamu yg meluluh lantahkan cintaku

matahari, bulan, bumi
serta planet x yg di sebut2 nibiru
taukah kalian,,,
jiwaku kini berontak
hatiku kini tak b'detak
diam kaku di alam maya
menerawang ia yg tlah lenyap
menghilang dari pagar senyuman
mengintip dari bilik malam malamku
malam yg seperti kelam, tak kelam tapi begitu kelam
malam yg menjadi pelipur laraku
malam yg menjelma menjadi gadis manis di otakku

aku pulang...
Melupakan yg t'benam
meniduri kesalahan

aku suci...
Kembali putih seperti kapas

aku mati...
Matinya kebodohan dan egoisku

aku hidup...
Untuk jalan yg baru...

Jalan yg panjang yg ku sangsi b'ujung
di titik cahaya yg melambai lambaikan tangannya
mengajakku menerawang masa depan
namun mengapa aku selalu kembali padanya yg arbitrer
padanya yg bias
dia yg selalu ku ingin miliki
rasanya tak puas jika tak memandangnya
tak sempurna bila tak melihat senyumnya
hah.. Kata kataku tlah habis disini
semua ku ungkap disini
rasa inginku yg lebih
dan semua kekesalanku padamu

@@@@@@@@@@@@@@@Rimriend Febrianti 
Sejenak menundukan wajah...

Berfikir dari sisi hatiku...

saat hujan menemani lalu menjelma dalam angan biarkan semua bersorak dalam sunyi.tak berhenti bertanya. Mengapa semua tak hilangkan rasa.
Apa yang salah?
Apa ada yang terluka?
Semua hilang tanggalkan bayang penat keresahan yang tak kunjung tenggelam kini sejenak lupakan karna hidup tak hanya diam.. 

Biarkan tetap menanti lirih sesuka hatinya. Bila memang ku harus tetap bungkam menahan kerinduan.
Lalu,dengan sadarnya dia berkata
"dimanakah serpihan kenangan yang tlah terukir usang? engkaulah pelangi yang tak lagi menerangi..


06 November 2009 jam 11:07@@@@@@@@@@@@@@@

Irfan Aditya Oneid 


Malam ini
kurindu gerakan matamu
pandanganmu menatapku
gerak bibirmu
saat bicara padaku
hembus nafasmu
saat kau b'bisik di telingaku
planet nibiru
sampaikan salamku
pada isma disana
arti dari sebuah nama
suara dari si senyap
malam2 bulan purnama


07 November 2009 jam 20:49 ·@@@@@@@@@@@@@@@

Rimriend Febrianti 


Hari yang bahagia
inginku bercerita..
Namun tak bisa
Sebelum waktu menghilang tiba,
ini hari yg paling bahagia.


07 November 2009 jam 23:13 ·@@@@@@@@@@@@@@@

Dito Setyo Ramadhan


 Akhir ny ak tau, arti dr smua rasa dlm hdup, rasa benci, duka, senang, menghargai, mncintai, memberi, skit hti, putus asa, mempercayai, itu krna kau, kau yg mengajari ku tuk menerima se"org, tuk menuangkan smua ny, tpi kini kau pergi melangkah jauhi ku, tak sadar kah kau sang bintang, menberi arti stiap rangkaian kisah...

seperti ini, mengapa kau mengajariku tuk jdi seperti ini !


08 November 2009 jam 1:28 ·@@@@@@@@@@@@@@@

Tidak ada komentar:

Posting Komentar