Silahkan klik PuisiLover@groups.facebook.com untuk bergabung bersama kami di facebook

Minggu, 20 Februari 2011

Arsip Oktober 2009 (Bag. 1)

Dito Setyo Ramadhan 


Mungkin.

Mungkin hati ini tertutup.
Tuk harapan yang menanti.
Yang merengkul relung hati.
Dalam sebuah keluhan mimpi.

Mungkin cahaya tak kembali.
Tuk sinari malam tersunyi.
Yang menyelimuti satu diri.
Dalam sebuah harapan mati.

Mungkin aku tlah mati.
Tuk rasakan hangatnya hari.
Yang hilang tersudut sepi.
Dalam pengorbanan cinta ini.

####################
$$$$$$$$$$$$$$$$$$
@@@@@@@@@@@@@

Dito Setyo Ramadhan


Yakinkan.

Ketika harapan kan berlari.
Mengejar bayang cinta ini.
Meyakinkan mimpi ku ini.
Tuk berada dalam hari.

Yakinkanlah aku disini.
Aku tak mampu mencari.
Tuk bersama mu disisi.
Meraih cinta yang suci.

Kini aku akan berlari.
Tanpa kau menyadari ini.
Berharap kau kan mengerti.
Arti hadirnya ku disini.


05 Oktober 2009 jam 13:03 ·

####################
$$$$$$$$$$$$$$$$$$
@@@@@@@@@@@@@

Irfan Aditya Oneid 


‎"tik tak tik tak"


Bayanganmu kembali datang
seirama degup jantung yg kencang
berdiri dari arti yg hilang
menjagaku u/ segera pulang

nilai2 cahaya yg pudar
di makan waktu yg b'putar
tak terlihat lagi terpancar
dari sela garisku yg binar

haruskah ku ulangi semua yg pergi
yg lama terbenam dan bersembunyi
termakan angkuh dan iri
tersudut dalam ruang yg mati

kehidupan dan hidup selalu beriku arti
arti dari menjaga dan seuntai janji
tak kan pernah aku kembali
walau ku tau ku kan sakit lagi


07 Oktober 2009 jam 7:30 ·

####################
$$$$$$$$$$$$$$$$$$
@@@@@@@@@@@@@

Rimriend Febrianti 


Meninggalkanmu terbaik, karna saat itu pula tersadar betapa tawa hanyalah belaka.
Usai sudah tangisan bahagia.
Kucoba patahkan janji. Karna smua kini hanya ilusi. Seakan menggeliat dalam hati
semakin tiada diingkari.jalani hari sendiri.tak usah kau menjadi sunyi. Aku hanyalah mawar yang tak berarti.
Kumiliki duri namun bukan tuk menyakiti


12 Oktober 2009 jam 11:39 ·

####################
$$$$$$$$$$$$$$$$$$
@@@@@@@@@@@@@

Irfan Aditya Oneid 


Persetan dgn cinta yg masam
yg tak pernah kau bumbui dngan garam

persetan dgn semua kerinduan
yg hanya berikan kesakitan

menjadi malaikat terlalu menyakitkan
yg hruz slalu ada untuk meyakinkan
namun bahagia kau habiskan dengan dia
dan aku harus buatmu tegar bersamanya¿

Darn it!! For the time was gone
and the broken wings
that i can't fly
to caught you so high


@@@@@@@@@@@@@@@
$$$$$$$$$$$$$$$$$$
@@@@@@@@@@@@@

Dito Setyo Ramadhan


Kau.

Sadarkah kau akan diriku.
Yang hanya menunggu mu.
Ketika ku mencintai mu.
Dan kau pun pergi dari ku.

Seharusnya kau ada disini.
Saat ku meniti hari ini.
Semestinya kau ada disisi.
Saat ku merindukan mu.

Sadarkah engkau saat ini.
Kau bagaikan cahaya pagi.
Menghangatkan hari-hari ku.
Dan menyejukan impian ku.

Kau adalah rasa gelisah ku.
Hadir saat aku berharap.
Kau adalah bayang diriku.
Mendampingi tiap langkah ku.


14 Oktober 2009 jam 11:53 ·

@@@@@@@@@@@@@@@
$$$$$$$$$$$$$$$$$$
@@@@@@@@@@@@@

Indokage Indomie Indokare 


One piece

Ketika raja naif berulah lagi.
Racun dalam darah bereaksi.
Aku tahu segala terus berubah.
Tapi kemana engkau buang keping rasa?
Ke dalam retakan kesedihan realita?
Ataukah kau simpan pura-pura tak punya?

Perlukah kutunjukkan sekeping milikku?
Yang terus tersimpan setengah hati.
Membawa kembali ke jalan dulu.
Menunjukkan sarang lebah keemasan.
Rasakan pahit madu hutan.
Sejukkan tubuh yang bergelora.

Mungkin keegoisan telah membatu.
Mungkin cermin terlalu banyak berbicara.
Aku tidak tahu kenapa.
Cuma ingin lebih dekat.
Agar kau bisa menyentuh kepingku.
Melihatnya bersinar diterpa mentari.


14 Oktober 2009 jam 14:59 · 

@@@@@@@@@@@@@@@
$$$$$$$$$$$$$$$$$$
@@@@@@@@@@@@@

Rimriend Febrianti 


Menyangsikan perdebatan hati yang keliru tak aral kemana kutuju,
hilang gemilang tempat sandaranku
seolah hanya keterasingan menyapa keangkuhan.
Tak kan lagi berharap semu biarkan takdir mengukir jalan diriku
apa yang mampu mengukir jalanku?
ikhlas pengukir terindah dalam waktuku


@@@@@@@@@@@@@@@
$$$$$$$$$$$$$$$$$$
@@@@@@@@@@@@@

Irfan Aditya Oneid 


Diantara ruang hidup aku trus mencari
cahaya yg tak redup oleh tiupan sang waktu
menyinari kehidupanku bersama semuanya
yg tlah terlewati dulu hingga kini

akankah ku temukan tujuan dari pencarianku
mengakhiri semua di pelabuhan hatiku
oh.. Maha dewi yg tercipta dngan sribu pesona
hanyutkan aku yg tlah lemah karena pandanganmu

haruslah kemana kumencari lagi
yg seperti kamu seperti dirimu
tak kan ku temui wanita sepertimu
hanya satu dihidupku hanyalah dirimu...


15 Oktober 2009 jam 13:27 

@@@@@@@@@@@@@@@
$$$$$$$$$$$$$$$$$$
@@@@@@@@@@@@@

Indokage Indomie Indokare


 Haruskah begitu?

Sebuah kehidupan majemuk yang tak sempurna.
Yang terus saja menorehkan luka.
Sekandung membuatnya tak kunjung sembuh.
Ego dan lara bersama tumbuh besar.
Ingin lepaskan kekang terbang bebas.
Berlari kadang keputusan tepat.
Walau teka teki tak terpecahkan.
Menentramkan roh yang terkikis tragis.
Terlena keindahan alam buatan.
Kondisi telah memaksa.
Situasi yang mengarahkan.
Haruskah puzzle dibiarkan saja?
Tercerai tanpa disatukan lagi.
Pertanyaan tanpa jawaban.


15 Oktober 2009 jam 17:17 

@@@@@@@@@@@@@@@
$$$$$$$$$$$$$$$$$$
@@@@@@@@@@@@@

Chece Mutëëz 


JantungQ seakan berhenti berdetak ntuk beberapa detik..
Ketika kau ucapkan kata itu,,
seakan hatiQ tersobek oleh pisau yg sangat tajam..membelah'y hngga mnjd beberapa bagian..
Tak ingn lg Q ingat drimu..karna eGoku..dan Menjauhlah dariQ..


15 Oktober 2009 jam 23:07 ·

Tidak ada komentar:

Posting Komentar